cover-jenis-hewan-pengerat cover-jenis-hewan-pengerat

Jenis Hewan Pengerat yang Bisa Dipelihara di Rumah

Written by

Jenis Hewan Pengerat yang Bisa Dipelihara di Rumah

jenis-hewan-pengerat

Hewan pengerat sering menjadi pilihan hewan peliharaan yang menarik karena ukuran mereka yang kecil dan sifatnya yang ramah. Berikut adalah beberapa jenis hewan pengerat yang bisa Anda pelihara di rumah:

1. Hamster

hamster-jenis-hewan-pengerat

Hamster adalah salah satu hewan pengerat paling populer untuk dipelihara. Mereka mudah dirawat, lucu, dan aktif di malam hari. Hamster juga memiliki beragam jenis seperti Siria, Roborovski, dan Dwarf. Mereka biasanya dipelihara dalam kandang yang dilengkapi dengan roda berlari, mainan, dan tempat tidur yang nyaman. Hamster Siria dikenal sebagai jenis yang paling mudah dijinakkan dan cocok untuk anak-anak. Mereka soliter dan sebaiknya dipelihara sendiri untuk menghindari perkelahian. Sementara itu, hamster Roborovski sangat aktif dan membutuhkan kandang yang luas dengan banyak stimulasi. Hamster Dwarf lebih kecil dan bisa dipelihara berpasangan atau kelompok kecil jika dibesarkan bersama sejak kecil. Perawatan hamster meliputi pemberian makanan seimbang yang terdiri dari biji-bijian, sayuran, dan pelet khusus. Penting untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin mengganti alas tidur mereka. Hamster juga membutuhkan perhatian dan interaksi rutin dari pemiliknya agar tetap sehat dan bahagia. Meskipun mereka adalah hewan yang mudah dirawat, pemilik harus memahami kebutuhan dasar hamster untuk memastikan kesejahteraan mereka.

2. Marmut (Guinea Pig)

marmut-jenis-hewan-pengerat

Dikenal sebagai hewan yang ramah, sosial, dan jinak, marmut aktif sepanjang siang. Untuk berkomunikasi, mereka sering membuat suara unik seperti "wheeking" dan menyukai hidup dalam kelompok. Kandang yang baik untuk marmut harus luas dengan ventilasi yang baik dan minimal 120 x 60 cm untuk satu atau dua ekor. Agar marmut tetap aktif dan tertarik, kandang mereka harus memiliki mainan, terowongan, tempat persembunyian, dan bahan untuk mengunyah. Kandang harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali karena sangat penting. Makanan utama marmut adalah hay, atau rumput kering, yang harus selalu tersedia. Mereka juga harus makan sayuran segar seperti wortel, timun, dan daun hijau, serta pelet yang dibuat khusus untuk marmut. Mereka harus diberi makan hay setiap hari dan sayuran segar sekali atau dua kali sehari.

Marmut sangat disarankan untuk menghindari makanan bertepung, berlemak tinggi, manis, atau coklat, permen, dan roti. Infeksi saluran pernapasan, masalah gigi, dan masalah pencernaan adalah masalah kesehatan umum yang dialami marmut. Karena mereka tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, mereka membutuhkan pemeriksaan rutin ke dokter hewan setidaknya sekali setahun. Jika dirawat dengan baik dan diajak berbicara, marmut suka dielus dan digendong dengan lembut. Mereka lebih baik dipelihara bersama marmut lain karena mereka lebih suka hidup dalam kelompok loh sobat zoo. Setiap hari marmut perlu meluangkan waktu untuk bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi. Marmut membutuhkan ruang yang cukup besar dan pembersihan kandang yang rutin, tetapi mereka ramah dan mudah dirawat.

3. Tikus Fancy

tikus-fancy-jenis-hewan-pengerat

Tikus Fancy adalah tikus peliharaan yang ramah dan cerdas. Mereka mudah dilatih dan sangat sosial, sering kali menikmati interaksi dengan pemiliknya dan tikus lain. Salah satu hewan pengerat yang paling populer untuk dipelihara adalah hewan ini. Rattus norvegicus domestica adalah nama ilmiah mereka. Tikus domestikasi berasal dari tikus liar yang berasal dari Asia dan sekarang tersebar di seluruh dunia. Tikus fancy dewasa biasanya berat 200-500 gram dan panjang 20-27 cm, tergantung jenis kelamin dan diet mereka. Bulu tikus fancy tersedia dalam berbagai warna, mulai dari putih, hitam, coklat, abu-abu, hingga campuran dari semua warna ini. Mereka kecil, memiliki telinga besar, dan ekor panjang yang tidak berbulu. Tikus ini sangat cerdas, penasaran, dan sosial. Mereka sangat aktif dan suka bermain, dan mereka mampu melakukan trik dasar. Tikus fancy juga sangat sosial, dan mereka lebih bahagia hidup dalam kelompok kecil. Kandang tikus fancy harus cukup luas untuk membiarkan mereka bermain dan bergerak. Idealnya adalah kandang dengan berbagai tingkat dan berbagai aksesoris seperti roda, terowongan, dan tempat persembunyian. Tikus harus memiliki ventilasi yang baik dan alas kandang yang aman. Kandang harus dibersihkan secara rutin setidaknya dua kali seminggu untuk menghindari kotoran dan bau.

Diet tikus fancy harus terdiri dari pelet tikus berkualitas tinggi yang dibuat khusus untuk kebutuhan nutrisi tikus. Selain itu, Anda dapat memberi mereka buah dan sayuran segar seperti apel, wortel, dan brokoli. Namun, hindari makanan berlemak tinggi, manis, atau bertepung seperti roti, coklat, dan kue. Selain itu, tikus fancy membutuhkan air bersih yang selalu tersedia.Tikus fancy sangat terikat dengan pemiliknya dan sangat menikmati berinteraksi dengan mereka. Mereka belajar melakukan trik atau bermain dengan mainan, dan mereka suka dielus dan digendong dengan lembut. Setiap hari, mereka juga perlu bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi. Tikus fancy cocok untuk pemilik yang dapat menyediakan waktu, perhatian, dan lingkungan yang aman serta stimulasi mental yang cukup.

4. Gerbil

gerbil-jenis-hewan-pengerat

Gerbil adalah hewan pengerat yang aktif dan suka menggali. Mereka biasanya hidup dalam kelompok dan memerlukan kandang dengan substrat yang tebal untuk menggali dan membuat terowongan. Nama ilmiah mereka adalah Meriones unguiculatus, gerbil adalah hewan pengerat kecil yang populer sebagai hewan peliharaan karena sifatnya yang aktif dan ramah. Gerbil berasal dari padang pasir di Mongolia dan Cina, dan terkenal karena kemampuan mereka untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kering. Berat gerbil dewasa berkisar antara 70 dan 120 gram, dan panjang tubuhnya sekitar 10-12 cm. Bulu gerbil bervariasi dari coklat, abu-abu, hitam, dan putih. Kaki belakang yang kuat, mata besar, dan telinga kecil mereka memungkinkan mereka melompat dengan baik.

Gerbil sangat aktif, terutama di siang hari (diurnal). Karena mereka menyukai menggali dan membuat terowongan, sangat penting untuk menyediakan bahan galian seperti pasir atau serutan kayu kepada mereka. Gerbil lebih suka hidup bersama atau dalam kelompok kecil. Mereka sangat ingin tahu dan suka menjelajahi lingkungan mereka. Kandang gerbil yang baik untuk dua gerbil adalah kandang kaca atau kandang khusus dengan ventilasi yang baik, yang minimal berukuran 60 x 30 cm dan memiliki tempat tidur yang nyaman, roda latihan, dan bahan untuk menggali seperti pasir atau serutan kayu. Untuk menjaga kandang tetap bersih dan sehat, sangat penting untuk membersihkannya setidaknya seminggu sekali. Makanan yang disarankan untuk gerbil adalah campuran biji-bijian, pelet, dan sayuran segar. Untuk camilan, tambahkan sedikit buah, tetapi hindari makanan berlemak atau manis. Gerbil memerlukan air bersih yang selalu tersedia untuk mereka. Pastikan mereka mendapatkan makanan dan air setiap hari untuk tetap sehat. Jika dijinakkan sejak dini, gerbil dapat menikmati berinteraksi dengan pemiliknya dan dapat menjadi sangat ramah loh sobat zoo. Mereka dapat berinteraksi dengan mainan dan suka dielus. Selain itu, mereka memerlukan waktu untuk bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi. Karena gerbil sangat aktif dan sosial, mereka membutuhkan banyak perhatian dan stimulasi mental.

5. Chinchilla

chinchilla-jenis-hewan-pengerat

Chinchilla adalah hewan pengerat yang lembut dan membutuhkan perawatan khusus. Mereka aktif di malam hari dan suka mandi debu untuk menjaga kebersihan bulu mereka. Nama ilmiah Chinchilla lanigera adalah hewan pengerat kecil yang terkenal karena bulunya yang lembut dan tebal. Chinchilla berasal dari daerah pegunungan Andes di Amerika Selatan, terutama di Chili, Bolivia, dan Peru. Mereka sangat lembut dan cantik. Biasanya chinchilla berwarna abu-abu, chinchilla dewasa memiliki bulu yang tebal dan lembut dan berat 400-600 gram, dengan ekor sekitar 10–15 cm dan panjang tubuh sekitar 22-38 cm. Chinchilla memiliki kaki belakang yang kuat, mata bulat yang besar, dan telinga yang besar. Chinchillas sangat aktif, terutama pada malam hari (nokturnal). Karena mereka suka melompat dan memanjat, penting untuk memberi mereka ruang yang cukup untuk bergerak.

Meskipun chinchilla adalah hewan sosial yang dapat hidup dalam kelompok kecil atau berpasangan, berinteraksi dengan pemilik mereka juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mental mereka. Kandang besar bertingkat dengan banyak ruang untuk melompat dan memanjat adalah yang terbaik untuk chinchilla. Kandang harus memiliki minimal 90 x 60 x 120 cm dan harus memiliki rak, terowongan, mainan, dan roda latihan. Kandang harus ditempatkan di tempat yang sejuk dan tidak lembap, dan ventilasi yang baik sangat penting. Untuk menjaga bulu chinchilla tetap bersih dan bebas minyak, Anda juga harus mandi debu secara teratur. Chinchilla harus makan banyak hay berkualitas tinggi, pelet khusus chinchilla, dan sedikit sayuran segar. Mereka membutuhkan akses air bersih yang terus-menerus. Hindari makanan berlemak tinggi, manis, atau bertepung seperti biji bunga matahari, kacang, atau permen karena dapat membahayakan kesehatan.

6. Degus

degus-jenis-hewan-pengerat

Degus adalah hewan pengerat yang sosial dan aktif. Mereka membutuhkan banyak stimulasi mental dan fisik, serta suka bermain dan berinteraksi dengan pemiliknya. Nama ilmiah degus adalah Octodon degus, dan mereka adalah hewan pengerat kecil yang berasal dari Chili. Degus adalah hewan peliharaan yang cerdas, bersosialisasi, dan aktif, dan mereka bisa menjadi teman yang menyenangkan bagi pemilik yang memiliki banyak pengalaman. Degus dewasa beratnya berkisar antara 170 dan 300 gram dan memiliki bulu berwarna coklat keabu-abuan dengan perut yang lebih terang. Mereka memiliki telinga besar, mata bulat, dan ekor berbulu halus dengan ujung berbulu lebih lebat, dengan panjang total sekitar 25 hingga 31 cm, termasuk ekor. Degus adalah hewan yang aktif sepanjang hari. Mereka sangat sosial, dan mereka lebih suka hidup dalam kelompok atau berpasangan. Karena mereka suka bermain, menggali, dan memanjat, penting untuk memberi mereka tempat yang menyenangkan. Degus sangat cerdas, dan mereka dapat menggunakan mainan interaktif atau melakukan trik sederhana.

Degus membutuhkan kandang yang luas dan bertingkat-tingkat agar mereka dapat memanjat dan menjelajah. Untuk sepasang degus, ukuran minimal kandang adalah 90 x 60 x 90 cm. Kandang harus memiliki terowongan, tempat persembunyian, dan roda latihan yang kokoh. Sangat penting untuk menggunakan substrat yang aman dan dapat digali, seperti serutan kayu atau kertas daur ulang. Kandang degus harus memiliki ventilasi yang baik dan tetap bersih. Diet degus harus terdiri dari makanan berkualitas tinggi yang rendah gula, hay (rumput kering) yang selalu tersedia, dan pelet degus khusus. Mereka juga dapat diberikan sayuran segar seperti daun hijau, wortel, dan brokoli. Karena degus mungkin mengalami diabetes, hindari memberi mereka buah atau makanan manis lainnya. Air bersih harus tersedia setiap saat. Degus sering mengalami masalah gigi, diabetes, dan infeksi saluran pernapasan. Gejalanya termasuk penurunan berat badan, masalah makan, dan perubahan perilaku. Jika dijinakkan sejak dini, Degus sangat ramah dan menikmati berinteraksi dengan pemiliknya. Mereka dapat berinteraksi dengan mainan dan suka dielus. Setiap hari, mereka juga perlu bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi. Degus sangat membutuhkan stimulasi mental dan perhatian karena mereka aktif dan sosial.

7. Landak Mini

landak-mini-jenis-hewan-pengerat

Landak mini, meskipun bukan pengerat sejati, sering dianggap sebagai hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki duri yang tidak berbahaya dan membutuhkan perawatan khusus serta kandang yang aman. Landak mini, meskipun bukan pengerat sejati, sering dianggap sebagai hewan peliharaan yang unik. Mereka memiliki duri yang tidak berbahaya dan membutuhkan perawatan khusus serta kandang yang aman. Dikenal sebagai landak pygmy Afrika, adalah hewan peliharaan eksotis yang populer karena sifatnya yang menawan dan penampilannya yang unik. Atelerix albiventris adalah nama ilmiah mereka. Mereka berasal dari bagian timur, tengah, dan barat Afrika. Landak mini dewasa biasanya berat 300-600 gram dan panjang 15-20 cm. Mereka memiliki bulu lembut di bagian perut mereka, dan punggung mereka dipenuhi dengan duri kecil yang sebenarnya adalah rambut keras. Mereka memiliki berbagai warna duri, seperti putih, coklat, abu-abu, atau kombinasi dari semua ini. Landak mini adalah hewan yang tidur di malam hari dan aktif di pagi hari. Jika mereka merasa terancam, mereka bisa menjadi pemalu dan menggulung tubuh mereka menjadi bola untuk melindungi diri dengan duri mereka. Namun, dengan perawatan yang tepat, mereka dapat menjadi hewan peliharaan yang ramah dan menikmati waktu bersama pemiliknya.

Landak mini membutuhkan kandang yang cukup luas untuk bergerak. Kandang harus berukuran minimal 60 x 90 cm dan memiliki tempat penyimpanan, roda latihan, dan substrat yang nyaman seperti serutan kayu lembut atau kertas daur ulang. Untuk mencegah infeksi dan penyakit, kandang harus dibersihkan secara rutin, paling tidak seminggu sekali. Diet landak mini harus terdiri dari makanan kucing berkualitas tinggi atau pelet landak khusus yang rendah lemak dan kaya protein. Selain itu, mereka dapat diberikan protein tambahan dengan serangga seperti cacing dan jangkrik, serta sedikit buah-buahan dan sayuran. Hindari makanan berlemak, manis, dan bertepung karena dapat menyebabkan masalah kesehatan. Selalu ada air bersih dalam botol minum yang aman. Gigi, obesitas, dan infeksi kulit adalah masalah kesehatan umum yang dialami landak mini. Selain itu, mereka dapat mengalami penyakit yang disebut sindrom wobbly hedgehog, yang menyebabkan masalah neurologis. Penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, dan perubahan perilaku adalah gejala masalah kesehatan.

8. Tikus Belanda

 tikus-belanda-jenis-hewan-pengerat

Tikus Belanda adalah hewan pengerat kecil yang cerdas dan bisa dilatih. Mereka suka bermain dan membutuhkan banyak interaksi sosial serta stimulasi mental. Tikus Belanda adalah hewan pengerat kecil yang cerdas dan bisa dilatih. Mereka suka bermain dan membutuhkan banyak interaksi sosial serta stimulasi mental. Tikus Belanda, juga dikenal sebagai guinea pig atau cavy, adalah hewan pengerat yang populer untuk dipelihara karena ramah dan mudah dirawat. Cavia porcellus adalah nama ilmiah mereka. Tikus Belanda telah lama dijinakkan oleh manusia, dan mereka berasal dari wilayah Andes di Amerika Selatan.Tikus Belanda dewasa biasanya memiliki berat antara 700 gram dan 1,2 kg dan panjang sekitar 20-25 cm. Mereka memiliki berbagai warna bulu, seperti putih, hitam, coklat, atau campuran dari warna-warna tersebut, dan mereka berbentuk bulat dengan kaki pendek dan telinga kecil yang menggantung. Tikus Belanda dikenal sebagai hewan yang ramah, sosial, dan jinak, dan mereka aktif pada siang hari. Untuk berkomunikasi, mereka sering membuat suara unik seperti "wheeking" dan menyukai hidup dalam kelompok. Kandang yang baik untuk tikus Belanda harus luas dengan ventilasi yang baik dan minimal 120 x 60 cm untuk satu atau dua ekor. Agar tikus Belanda tetap aktif dan termotivasi, kandang mereka harus dilengkapi dengan mainan, terowongan, tempat persembunyian, dan bahan untuk mengunyah. Kandang harus dibersihkan setidaknya seminggu sekali karena sangat penting.

Tikus Belanda sangat membutuhkan hay, atau rumput kering, yang harus selalu ada. Mereka juga harus makan sayuran segar, seperti wortel, timun, dan daun hijau, serta pelet yang dibuat khusus untuk tikus Belanda. Mereka harus diberi makan hay setiap hari dan sayuran segar sekali atau dua kali sehari. Hindari makanan bertepung, berlemak tinggi, manis, atau coklat, permen, dan roti. Infeksi saluran pernapasan, masalah gigi, dan masalah pencernaan adalah masalah kesehatan umum yang dialami tikus Belanda. Karena mereka tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, mereka membutuhkan pemeriksaan rutin ke dokter hewan setidaknya sekali setahun. Tikus Belanda merespons dengan baik jika diajak berbicara dan dirawat dengan baik; mereka juga suka dielus dan digendong dengan lembut. Sebaiknya dipelihara bersama tikus Belanda lain karena mereka lebih suka hidup dalam kelompok. Setiap hari, tikus Belanda harus bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi. Tikus Belanda ramah dan mudah dirawat, tetapi mereka membutuhkan ruang yang cukup besar dan perawatan kandang yang rutin.

9. Sugar Glider

sugar-glider-jenis-hewan-pengerat

Sugar glider, meskipun bukan pengerat, sering dipelihara sebagai hewan peliharaan eksotis. Mereka membutuhkan kandang besar dan banyak perhatian serta interaksi. Sugar glider, meskipun bukan pengerat, sering dipelihara sebagai hewan peliharaan eksotis. Mereka membutuhkan kandang besar dan banyak perhatian serta interaksi. Dikenal karena kemampuan mereka untuk melompat dari pohon ke pohon, sugar glider adalah hewan marsupial kecil. Mereka berasal dari Australia, Papua Nugini, dan beberapa pulau di Indonesia, dan diberi nama ilmiah Petaurus breviceps. Meskipun mereka menarik dan unik, sugar glider membutuhkan perawatan khusus dan perhatian yang konsisten. Sugar glider dewasa memiliki ekor yang hampir sama panjangnya dan panjang tubuh antara 12 dan 32 cm. Sugar glider memiliki bulu yang lembut berwarna abu-abu dengan garis hitam di sepanjang punggung mereka, dan beratnya berkisar antara 85 dan 160 gram. Mata mereka besar dan bulat yang dirancang untuk melihat di malam hari, dan membran meluncur mereka membentang dari pergelangan tangan hingga pergelangan kaki. Sugar glider adalah hewan yang aktif pada malam hari tetapi tidur di siang hari.

Sugar glider sangat sosial dan lebih senang hidup dalam kelompok kecil atau berpasangan. Ini karena mereka suka melompat dan meluncur, jadi penting bagi kandang mereka untuk memiliki ruang vertikal. Selain itu, mereka sangat pintar dan membutuhkan banyak stimulasi mental melalui mainan, kegiatan, dan interaksi dengan pemiliknya.Kandan g sugar glider harus tinggi dan luas, minimal 90 x 60 x 90 cm, dan memiliki banyak cabang, mainan, dan kantong tidur untuk melindunginya. Kandang harus ditempatkan di tempat yang tenang dan sejuk dengan ventilasi yang baik. Untuk menghindari penumpukan kotoran dan bau, kandang harus dibersihkan secara teratur. Makanan sugar glider harus bervariasi dan seimbang, dan harus mencakup nektar, serangga, buah-buahan dan sayuran segar, serta pelet yang disesuaikan untuk sugar glider. Mungkin diperlukan suplemen karena mereka membutuhkan seimbang kalsium dan fosfor. Jangan makan makanan berlemak, manis, atau bertepung. Air bersih harus tersedia setiap saat. Malnutrisi, infeksi parasit, dan masalah gigi adalah masalah kesehatan umum sugar glider. Penurunan berat badan, bulu kusam, dan perubahan perilaku adalah tanda-tanda masalah kesehatan. Untuk menjaga kesehatan hewan, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan, terutama mereka yang berpengalaman menangani hewan eksotis. Setiap hari, sugar glider memerlukan waktu untuk bermain di luar kandang di tempat yang aman dan diawasi.

10. Musang

musang-fennec-fox-jenis-hewan-pengerat

Musang, khususnya jenis musang fennec, adalah hewan pengerat yang eksotis dan menarik. Mereka membutuhkan banyak ruang dan stimulasi untuk tetap sehat dan bahagia. Musang, khususnya jenis musang fennec, adalah hewan pengerat yang eksotis dan menarik. Mereka membutuhkan banyak ruang dan stimulasi untuk tetap sehat dan bahagia.` Musang Fennec, juga disebut fennec fox, adalah hewan yang indah dengan telinga besar dan mencolok. Mereka dikenal dengan nama ilmiah Vulpes zerda. Fox fennec berasal dari gurun Sahara di Semenanjung Arab dan Afrika Utara. Mereka menarik untuk dipelihara, dan mereka membutuhkan perawatan khusus dan lingkungan yang tepat. Musang Fennec dewasa memiliki panjang tubuh 24-41 cm dan panjang ekor 18-31 cm. Mereka beratnya kira-kira 1 hingga 1,5 kilogram. Bulu mereka yang berwarna krem atau coklat muda membantu mereka beradaptasi dengan alam gurun. Telinga mereka yang besar berguna untuk menghilangkan panas tubuh mereka dan mendengar suara dari jauh.

Fennec fox adalah hewan yang tidur di malam hari dan aktif di pagi hari. Fennec fox sangat sosial dan lebih senang hidup dalam kelompok kecil atau berpasangan. Karena mereka sangat aktif dan suka bermain dan menjelajah, mereka membutuhkan ruang yang cukup luas untuk beraktivitas. Mereka juga sangat cerdas dan membutuhkan banyak stimulasi mental. Kandang fennec fox harus luas dan aman, dengan tempat tidur, mainan, dan area bersembunyi sekitar 1,5 meter tinggi. Untuk menjaga mereka termotivasi, berikan mereka berbagai hal untuk gigit dan mainkan. Untuk memastikan hewan peliharaan tetap sehat dan bersih, kandang harus dibersihkan secara rutin. Makanan fennec fox idealnya terdiri dari campuran daging, serangga, buah, dan sayuran. Anda juga bisa memberi mereka pelet anjing atau kucing berkualitas tinggi. Jangan makan makanan berlemak, manis, atau bertepung. Air bersih harus tersedia setiap saat. Gigi, infeksi telinga, dan masalah pencernaan adalah masalah kesehatan umum fennec fox. Penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan perubahan perilaku adalah tanda-tanda masalah kesehatan. Untuk menjaga kesehatan hewan, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter hewan, terutama mereka yang berpengalaman menangani hewan eksotis.

Jangan lupa kalo ke Bandung mampir ke Zoomanji Bandung di Jalan Dago Giri KM 2.2 Mekarwangi Lembang Bandung

 

Sources:

PetPintar

VetStreet

TheSprucePets

Read 30 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.